FundKitchen

Fractals of Life, D Spot, Sanity Check


Eh... kamu lagi. Daripada bolak-balik, mending langganan aja. Biar artikelnya yang dikirim pake email.
Tenang, email kamu aman, gak bakal dipakai macam-macam.


By Dhan, 1 year and 1 month ago

Menjadi Bos dan Mentor

Menjadi bos itu tidak mudah, walaupun tentu saja gaji yang diterima seorang bos lebih besar dari karyawan lainnya di kantor. Masalahnya bos adalah orang yang memiliki pengaruh dan bertanggung jawab dalam mempengaruhi cara bawahan bekerja. Bos perlu menentukan target yang diharapkan dan membuat karyawan bekerja memenuhi standar tersebut.

Nah, biasanya karyawan tidak bekerja sesuai dengan standar yang diharapkan tersebut. Anda sebagai seorang bos perlu sekali-kali turun ke 'lapangan' dan bersentuhan langsung dengan para bawahan. Berbicara dan mengamati bagaimana cara mereka melakukan pekerjaannya, lalu tanyakan diri sendiri apa yang bisa dilakukan untuk membantu pekerjaan mereka.

Bimbing bawahan untuk menentukan tujuan dan target. Kadang karyawan kurang memahami tujuan pekerjaan yang sedang dilakukan. Anda harus menjelaskan tugas dan kewajibannya dengan jelas. Ajak yang bersangkutan berbicara tentang pekerjaannya tersebut untuk membuat ia mengerti apa yang harus dilakukan dan apa yang harus dicapai.

Lakukan evaluasi berkala. Anda bisa menjadwal rapat rutin untuk menjaga kualitas kerja. Menjadi bos artinya bahwa anda adalah orang yang paling terorganisir dan terarah dalam kelompok, itulah sebabnya kenapa anda adalah leader. Jika anda menemukan bahwa karyawan mulai menyimpang dari tujuan kelompok, maka anda wajib mengingatkan prioritas kerjanya.

Hindari manajemen mikro (micro-management). Ingat, bahwa menjadi mentor artinya lebih pada membimbing kelompok. Jangan membuat bawahan melakukan pekerjaannya seperti bila anda yang melakukan pekerjaan tersebut, tapi buatlah agar bawahan dapat menganalisa sendiri bagaimana mereka dapat melakukan pekerjaan tersebut secara lebih efisien. Biarkan mereka sendiri yang memperoleh solusi terhadap masalah yang dihadapi, bukan dengan memaksakan ide dan filosofi pribadi anda pada mereka.

Jika anda melihat secara lebih dekat pada pekerjaan mereka, maka anda akan menemukan bahwa karyawan seringkali tidak betul-betul mengerti apa yang diharapkan. Namun kadang mereka hanya perlu sedikit bantuan dan dorongan saja.

Creative Commons License If you copy this article, put a link back to http://www.fundkitchen.com/
Do you like this article? Subscribe now to get more updates.

No comments

Be the first to write a comment on this post.

Write a comment

If you want to add your comment on this post, simply fill out the next form:





* Required fields

You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>.

No trackbacks

To notify a mention on this post in your blog, enable automated notification (Options > Discussion in WordPress) or specify this trackback url: http://​www.fundkitchen.com/​2007/​11/​menjadi-bos-dan-mentor/​trackback/