FundKitchen

Fractals of Life, D Spot, Sanity Check


Eh... kamu lagi. Daripada bolak-balik, mending langganan aja. Biar artikelnya yang dikirim pake email.
Tenang, email kamu aman, gak bakal dipakai macam-macam.


By Dhan, 1 year ago

Random Walk Theory

← Read post

Creative Commons License If you copy this article, put a link back to http://www.fundkitchen.com/
Do you like this article? Subscribe now to get more updates.

10 comments

Gravatar #1. jimmy
1 year ago

mas, sebagus apa pun signal / sistem yang kita pakai pasti ada salahnya / gak tepat.. nah ini pasti gara2nya si random walk theory ini ya..

Gravatar #2. Dhan
1 year ago

Bisa begitu. Tapi bisa juga karena sistemnya yang lagi ketemu kelemahannya sendiri.

Gravatar #3. sawali tuhusetya
1 year ago

kalok ada sinergi antara kajian akademis dan empiris dalam dunia pasar di negeri ini bisa jadi pasar produksi kita mampu mendongkrak perekonomian yang hingga saat ini dinilai masih belum menunjukkan perubahan yang signfikan. yang sering terjadi, ini juga terjadi dalam kajian akdemik nonpasar, data-data empirik sering dimanipulasi sebagai justifikasi terhadap heipotesis yang telah dirumuskan. *halah* maaf kalok OOT Mas Dhan.

Gravatar #4. Dhan
1 year ago

Hipotesis sebetulnya perlu pembuktian Pak. Idealnya akademis dan empiris saling mendukung, atau tepatnya akademis membongkar apa yang ditemukan dalam empiris sehingga kausalitas dan arahannya dapat ditetapkan. Namun memang pembuktian akademis perlu waktu yang biasanya lama dan dalam prosesnya bisa menimbulkan «kesesatan» sementara dan manipulasi.

Seperti orang dulu yang menganggap matahari mengitari bumi.

Gravatar #5. Blog Strategi + Manajemen
1 year ago

Sebuah tulisan yang inspiratif....dan jarang blog di tanah air yang bisa menampilkan tulisan spesifik yang se-maut ini....:):)

Debat antara random walk (yang pertama kali diciptakan oleh Burton Malkiel dalam bukunya bertajuk Random Walk Down Wall Street) dengan technical analysis telah berlangsung lama.

Secara agregat, memang saya lebih percaya random walk.....John Bogle dalam beberapa buku terakhirnya mengelaborasi isu ini dengan amat meyakinkan. Buktinya : 99 % fund managers tak mampu mengalahkan kinerja indeks SP500 secara konsisten. (

Warren Buffet, George Soros, Paul Tudor Jones adalah anomali.....mereka hanya ada 1 : 1,000,000

Sejumlah penelitian mengenai kinerja trader juga menunjukkan hal serupa : hanya 5 % trader yang berhasil....95 % gagal.

Apa artinya? Amat sulit menaklukkan pasar (to beat market). Jadi kalau berhasil dengan probabilitas besar ya buy and hold SP 500 index fund...beli, tinggal tidur, dan lepas setelah 40 tahun ketika kita sudah mau mati...:):)

Namun benar, tetap akan ada jago-jagor trader yang berhasil seperti saya sebut diatas.....namun secara agregat, jumlahnya amaaatttt kecil.

Topik mengenai behavior finance juga menarik. Ini mesti kamu tulis juga dalam post tersendiri.

Blog Strategi + Manajemen's last blog post..Law of Attraction : Jalan Terjal Menuju Nirvana Kebahagiaan (Bagian 1)

Gravatar #6. Dhan
1 year ago

«Sejumlah penelitian mengenai kinerja trader juga menunjukkan hal serupa : hanya 5 % trader yang berhasil....95 % gagal.»

Ini seperti hukum Pareto. Dalam segala hal, yang berhasil/menonjol/dominan selalu minoritas.

To beat market memang bisa dibilang «mission impossible», karena pasar «selalu benar».

Constant «winning» juga hanya ilusi karena yang ada adalah constant «losing», sehingga yang harus dikelola adalah aspek kerugian. Profit adalah «side effect».

Terima kasih udah mampir dan meninggalkan komentar bermutu ini mas. :)

Gravatar #7. alichia
7 months and 22 days ago

Pak...bukan kah dalam model random walk itu ada yang with drift (konstanta tidak sama dengan nol) dan ada yang random walk tanpa konstanta .....?

Gravatar #8. Dhan
7 months and 22 days ago

Ya, kalau anda random walker sejati maka anda pasti pegang yg tanpa konstanta (0 constant). Kalau anda technical forecaster pasti pakai yang with drift.

Gravatar #9. bung kus
7 months and 19 days ago

Sayang banget blognya lama nggak diapdet. Bener banget bung. Random Walk atau di Fisika dikenal dengan Gerak Brown adalah pendekatan yang ketinggalan untuk pendekatan dinamika harga aset-aset di pasar keuangan.

Oh ya, mungkin Bung lupa menambahkan di tulisannya, kupikir kita sepakat bahwa yang jadi masalah adalah keyakinan kebanyakan analis yang menempatkan Random Walk Theory sebagai Magic Bullet untuk ditembakkan ke dalam semua analisis teknikal. Konsen kita kupikir adalah bahwa teori ini tidak mengkover fenomena dinamika return sekuritas yang bersifat fat-tail; bahwa ada, jika tidak berlebihan untuk dikatakan hampir sebagian besar, sekuritas yang bergerak dengan mempertahankan trend harga tertentu dalam rentang waktu tertentu pula; dan fenomena-fenomena ekstrem lainnya.

Just like the Newtonian mechanics which operates only for those of matters whose accelerating down below the speed of light, so does the Random Walk theory which only allows us to understand the asset prices incremental dynamics only in the light of Gaussian (Normal) Distribution.

Ayo blognya diapdet lagi donk...

Salam

-fd-

---
sabar...sabar...

Gravatar #10. budi
4 months and 24 days ago

teori jalan acak, sudah kuno dan sudah dihapus dari pemikiran ilmu keuangan modern, Fama (1991) dalam revisi efficient Market II sudah tidak mengikutkan random walk, sudah dibantah oleh penelitian Fama dan French (1988), Lo dan Mckinsey (1998) Poterba dan Summers (1988) dan random walk sudah punah

---
kaya dinosaurus aja. yang kuno banyak dicari kolektor.

Write a comment

If you want to add your comment on this post, simply fill out the next form:





* Required fields

You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>.