FundKitchen

Fractals of Life, D Spot, Sanity Check


Eh... kamu lagi. Daripada bolak-balik, mending langganan aja. Biar artikelnya yang dikirim pake email.
Tenang, email kamu aman, gak bakal dipakai macam-macam.


By Dhan, 7 months and 8 days ago

3 Arah Gerakan Tren

Telah saya singgung dalam artikel sebelumnya tentang uptrend, downtrend, dan sideways/ranging. Kebanyakan orang berpikir atau menganggap bahwa pasar/harga selalu bergerak hanya dalam dua arah, yaitu uptrend atau downtrend. Kenyataannya pasar bergerak dalam tiga arah - naik, turun, dan menyamping. Sebagai pelaku (ataupun pengamat) pasar amatlah penting untuk menyadari perbedaan dari ketiganya karena setidaknya selama 1/3 waktu, pasar bergerak mendatar dengan pola horizontal yang sering dikenal juga dengan sebutan trading range.

Jenis gerakan menyamping seperti ini mencerminkan period of equilibrium pada sekitaran level harga tersebut di mana kekuatan supply dan demand berada pada keseimbangan relatif (Dow Theory menyebut jenis pola ini sebagai line). Flat market ini biasanya sering disebut juga sebagai trendless.

Kebanyakan alat-alat dan sistem analisa teknikal bersifat trend-following, artinya sistem dan tools tersebut dirancang untuk pasar yang bergerak naik atau turun. Sistem dan tools ini biasanya memiliki kinerja buruk saat pasar memasuki fase-fase trendless. Selama masa-masa pergerakan pasar menyamping inilah biasanya para trader technical mengalami rasa frustasi akibat sistemnya mengalami equity loss yang besar.

Trend-following system, sesuai dengan namanya, membutuhkan tren agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Kesalahan bukan terletak pada sistemnya, namun pada tradernya yang berusaha menerapkan sistem yang didesain untuk trending market pada lingkungan non-trending market.

Selalu ada tiga keputusan yang disodorkan pada seorang trader; apakah mau beli (long), mau jual (short), atau tidak melakukan apa-apa (stand aside). Saat pasar bergerak naik tentu buying strategy adalah yang terbaik dan sebaliknya saat pasar bergerak turun. Namun, saat pasar bergerak sideways, maka pilihan ketiga - to stay out of the market - biasanya adalah pilihan yang paling bijak.

Creative Commons License If you copy this article, put a link back to http://www.fundkitchen.com/
Do you like this article? Subscribe now to get more updates.

1 comment

Gravatar #1. kunfx
6 months and 30 days ago

Menarik sekali topik ini mengingat banyak trader justru fokus di uptrend dan downtrend padahal sideway atau ranging adalah salah satu sisi dari market itu sendiri.
Aku pribadi menggunakan teknik elevator system di ranging/sideway yang cenderung channel and so far good work for me apalagi jika kondisi elevatornya aku temukan di weekly chart.

Btw, blognya kebanyakan malah isinya tentang hit traffic ya mas... padahal aku tau blog ini lewat milis forex.Thx anyway

kunfx's last blog post..Mengenal Trendline...part II ( Korelasi Triangle dan Channel)

---
yah... masih doyan bikin gado-gado nih.

Write a comment

If you want to add your comment on this post, simply fill out the next form:





* Required fields

You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>.

1 trackback

To notify a mention on this post in your blog, enable automated notification (Options > Discussion in WordPress) or specify this trackback url: http://​www.fundkitchen.com/​2008/​05/​3-arah-gerakan-tren/​trackback/