Apa Itu Port Scan? Haruskah Saya Khawatir?
Port scan terjadi setiap saat. Maksudnya setiap saat, setiap detik terjadi di internet. Mungkin anda mengenal istilah «internet background radiation» yang mengacu pada traffic jaringan di internet yang terjadi secara acak dan terjadi terus menerus yang diakibatkan mesin-mesin (komputer) terinfeksi dan tidak «teramankan», dan juga berasal dari mesin lainnya yang terus men-scan internet untuk mencari komputer lain yang bisa diinfeksi.
Itu sebabnya kenapa semua pengguna internet membutuhkan firewall.
Beberapa jenis celah pada sistem operasi/OS (Windows, Mac, LInux - urutan bukan berdasarkan preferensi
) yang anda gunakan- terutama yang lama tidak diupdate - membuat komputer lain dapat terhubung langsung pada komputer anda dan mengambil alih kendali.
Dulu arti «mengambil alih ini» ini selalu menyebabkan masalah yang terlihat jelas; menghapus data, membuat komputer hang, dan berbagai hal serupa lainnya. Sekarang semuanya lebih tersembunyi. Komputer yang tercemar seringkali tidak menunjukkan tanda-tanda terinfeksi, tapi sebenarnya komputer tersebut siap digunakan untuk mengirimkan spam atau melakukan scanning untuk mencari korban berikutnya tanpa anda sebagai pemilik atau pengguna sadari.
Komputer yang terinfeksi ini biasanya memilih sebuah IP address (alamat mesin di internet), dan mencoba membuat koneksi dengan mesin lainnya yang mungkin ada pada IP tersebut. Mencoba mendeteksi berbagai port pada komputer calon korban, terutama port-port yang memang diketahui memiliki berbagai celah keamanan yang dapat ditembus, dan melihat bagaimana reaksi komputer korban. Port scan pada dasarnya adalah upaya dari satu komputer yang mencoba mendeteksi adanya «kebocoran» yang dapat dieksploitasi pada komputer lainnya.
Sebuah firewall baik dari jenis software maupun hardware memegang peranan penting dalam mengamankan situasi ini. Firewall, terutama yang jenis hardware seperti router, dapat mencegah upaya port scan agar tidak dapat menjangkau komputer yang dilindunginya.
Jadi selama komputer anda terlindung oleh firewall dan OS-nya selalu up to date maka keamanan anda relatif terjamin. Walaupun port scan dan deteksi kelemahan terjadi setiap saat, anda bisa bernapas lega kalau berada di balik sebuah firewall.
Namun seperti yang kita tahu, jaman sekarang metode port scan seperti di atas bukan satu-satunya cara mengambil alih komputer anda. Attachment yang terinfeksi, dan metode phishing via email, bukanlah hal yang dapat dihentikan oleh firewall. Jadi firewall sendiri tidak cukup, namun tetap memegang peranan penting dalam mengamankan sistem anda.
Ada teman yang menanyakan :
«Mengapa setiap saya menyalakan komputer saya selalu mencoba mengirim paket UDP ke sebuah IP dari Chinanet?»
Hmm... ada yang nggak beres nih.
Pastikan bahwa firewall anda memang kira-kira memberi pesan seperti itu, karena pesan dari komputer seringkali salah diinterpretasikan, terutama oleh orang awam. Tapi kalau memang komputer anda mencoba menghubungi sebuah IP address di Cina tanpa anda harapkan, ketahui, atau inginkan - well, that's not good. Apa yang dilakukan komputer anda bukan aktivitas port scan (menerima dari luar), namun lebih berupa «infeksi» yang sudah menyerang, mencoba «menelpon balik ke rumahnya» dan memberitahu komputer di seberang sana bahwa komputer anda sudah terinfeksi dan siap untuk menerima instruksi selanjutnya.
Seringkali anti virus juga tidak mendeteksi adanya infeksi, terutama bila anda jarang meng-update anti virus yang digunakan.
Seperti yang sudah saya bilang, yakinkan apa yang diberitahukan oleh firewall anda. Upaya koneksi masuk yang berhasil diblok tidak perlu terlalu dirisaukan. Namun adanya upaya koneksi keluar yang tidak anda harapkan, itu baru masalah.
Kalau saya jadi anda, saya akan cepat melakukan backup data, dan melakukan scan anti virus dan anti spyware tambahan dari vendor yang berbeda dari yang saat ini saya gunakan. Saya tekankan bahwa scan anti spyware diperlukan selain scan anti virus. Karena virus dan spyware memang tidak sama dan scanner nya pun tidak sama cara kerjanya.
Dengan cara tersebut, diharapkan masalah kebocoran dapat ditanggulangi.
Kalau tidak, setidaknya selama firewall dapat mencegah outbound connection yang tidak diharapkan, maka secara teknis aman-aman saja, namun saya pribadi tidak bisa merasa tenang, terutama karena tidak tahu kenapa komputer saya bisa terinfeksi.
If you copy this article, put a link back to http://www.fundkitchen.com/
Do you like this article? Subscribe now to get more updates.
No comments
Be the first to write a comment on this post.
Write a comment
If you want to add your comment on this post, simply fill out the next form:
* Required fields
You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>.
No trackbacks
To notify a mention on this post in your blog, enable automated notification (Options > Discussion in WordPress) or specify this trackback url: http://www.fundkitchen.com/2008/11/apa-itu-port-scan-haruskah-saya-khawatir/trackback/